Agan-agan yang pada hobi nonton film horor atau film yang bikin jantung agan “cenut-cenut” & bulu kuduk meriang pasti udah pada kenal ama 3 film di bawah ini. Bagi yang belum ane saranin jangan nonton sendirian, tapi kalo agan punya nyali gede silahkan Gan.

3 Film ini masing-masing merupakan hasil dari analisa & review film horor (mistik) yang paling seram & paling banyak (mayoritas) diakui di forum-forum kalo film ini serem banget & sedikit yang nolak kalo pelm2 ini ga serem. Masing-masing film yang ane review adalah satu dari film yang paling serem untuk setiap film lokal(Indonesia), luar(Asia), & luar(Barat).

Buat yang belum nonton saya saranin ditonton neh film, pokonya recomended banget deh.

Kalo kamu berani nonton film-film ini sendirian malem-malem, lampu dimatiin, & sound dikencengin saya salut ma kamu. Silahkan disimak yaa :
1. THE EXORCIST (1973)
(film barat)


Inilah film horor Holywood yang paling serem sepanjang masa. The Exorcist adalah sebuah film horor Amerika Serikat yang diadaptasi dari novel tahun 1971 dengan judul yang sama karya William Peter Blatty, mengenai seorang gadis kecil yang kerasukan setan dan usaha nekat ibunya yang mencoba menyembuhkan putrinya lewat eksorsisme (ritual pengusiran setan) yang dilakukan oleh dua orang imam Katolik.

2. PENGABDI SETAN [1982]
(film lokal)


Siapa bilang film-film horor buatan lokal kurang seram, tapi buat yang satu ini pasti anda akan berubah pikiran. Film ini disebut-sebut film Indonesia paling seram sepanjang masa sampai saat ini, judulnya “Pengabdi Setan” atau judul Internasionalnya yaitu “Satan’s Slave”. Film yang disutradarai oleh Siswono Gautama Putra pada tahun 1982 ini disebut2 lebih seram dibanding koleksi film Suzanna pada masanya. Selain itu film ini juga terkenal dan laku keras secara internasional, termasuk jepang, malaysia, eropa dan amerika.

3. JU-ON(2002)
(film asia)


Sesuai judulnya, film ini bercerita tentang kutukan. Dalam film diceritakan, mereka yang terkena kutukan dipastikan menemui ajal. Tapi mereka bisa bangkit kembali setelah mendapat kutukan baru. Demikian terus menerus bagai virus dan dari satu korban ke korban lainnya.